Senin, Juni 08, 2009

Karena Kau Tulang Rusukku...

Kemaren aku dikirimin sebuah cerita dari seorang teman. Moga dapat menjadi hikmah bagi kita semua...

Sebuah senja yang sempurna, sepotong donat, dan lagu cinta yang lembut. Adakah yang lebih indah dari itu, bagi sepasang manusia yang memadu kasih? Raka dan Dara duduk di punggung senja itu, berpotong percakapan lewat, beratus tawa timpas, lalu Dara pun memulai meminta kepastian. ya, tentang cinta.
Dara : Siapa yang paling kamu cintai di dunia ini?
Raka : Kamu dong?
Dara : Menurut kamu, aku ini siapa?
Raka : (Berpikir sejenak, lalu menatap Dara dengan pasti) Kamu tulang rusukku!

Banyak yang mengatakan semua pria mencari tulang rusuknya yang hilang dan saat menemukan wanita untuknya, tidak lagi merasakan sakit di hati."

Setelah menikah, Dara dan Raka mengalami masa yang indah dan manis untuk sesaat. Setelah itu, pasangan muda ini mulai tenggelam dalam kesibukan masing-masing dan kepenatan hidup yang kain mendera. Hidup mereka menjadi membosankan. Kenyataan hidup yang kejam membuat mereka mulai menyisihkan impian dan cinta satu sama lain. Mereka mulai bertengkar dan pertengkaran itu mulai menjadi semakin panas. Pada suatu hari, pada akhir sebuah pertengkaran, Dara lari keluar rumah. Saat tiba di seberang jalan, dia berteriak,

"Kamu nggak cinta lagi sama aku!" Raka sangat membenci ketidakdewasaan Dara dan secara spontan balik berteriak,

"Aku menyesal kita menikah! Kamu ternyata bukan tulang rusukku!"
Tiba-tiba Dara menjadi terdiam. Berdiri terpaku untuk beberapa saat. Matanya basah. Ia menatap Raka, seakan tak percaya pada apa yang telah dia dengar. Raka menyesal akan apa yang sudah dia ucapkan. Tetapi seperti air yang telah tertumpah, ucapan itu tidak mungkin untuk diambil kembali. Dengan berlinang air mata, Dara kembali ke rumah dan mengambil barang-barangnya, bertekad untuk berpisah. "Kalau aku bukan tulang rusukmu, biarkan aku pergi. Biarkan kita berpisah dan mencari pasangan sejati masing-masing."

Lima tahun berlalu. Raka tidak menikah lagi, tetapi berusaha mencari tahu akan kehidupan Dara. Dara pernah ke luar negeri, menikah dengan orang asing, bercerai, dan kini kembali ke kota semula. Dan Raka yang tahu semua informasi tentang Dara, merasa kecewa, karena dia tak pernah diberi kesempatan untuk kembali, Dara tak menunggunya. Dan di tengah malam yang sunyi, saat Raka meminum kopinya, ia merasakan ada yang sakit di dadanya. Tapi dia tidak sanggup mengakui bahwa dia merindukan Dara.

Suatu hari, mereka akhirnya kembali bertemu. Di airport, di tempat ketika banyak terjadi pertemuan dan perpisahan, mereka dipisahkan hanya oleh sebuah dinding pembatas, mata mereka tak saling mau lepas.

Raka : Apa kabar?
Dara : Baik... ngg.., apakah kamu sudah menemukan rusukmu yang hilang?
Raka : Belum.
Dara : Aku terbang ke New York dengan penerbangan berikut.
Raka : Aku akan kembali 2 minggu lagi. Telpon aku kalau kamu sempat.
Kamu tahu nomor telepon kita, belum ada yang berubah. Tidak akan ada yang berubah.
Dara tersenyum manis, lalu berlalu. "Good bye...."

Seminggu kemudian, Raka mendengar bahwa Dara mengalami kecelakaan, dan meninggal. Malam itu, sekali lagi, Raka mereguk kopinya dan kembali merasakan sakit di dadanya. Akhirnya dia sadar bahwa sakit itu adalah karena Dara, tulang rusuknya sendiri, yang telah dengan bodohnya dia patahkan.

"Kita melampiaskan 99% kemarahan justru kepada orang yang paling kita cintai. Dan akibatnya seringkali adalah fatal"

Menabung Yuk!

seorang ibu musti pintar dan bijak. ternyata emang bener...jadi ibu harus pintar mengatur keuangan keluarga. jadi ibu juga musti bijak menggunakan anggaran keuangan tsb. dan satu cara mengatur keuangan dan kaitannya dalam merencanakan anggaran biaya di masa depan adalah menabung.

menabung bukan hal baru bagi kita semua. sedari kecil kita udah diajarin buat menyisihkan uang jajan sehari-hari lalu disimpan di celengan berbentuk ayam. ingat ga?? jika seorang anak kecil aja udah dibiasakan untuk menabung, maka sudah pantas rasanya seorang ibu juga menabung buat kepentingan masa depan keluarganya.apalagi diliat biaya pendidikan yang makin mahal dan persiapan dana buat kebutuhan urgent lainnya.

untuk menarik nasabah menabung di suatu bank, banyak produk pendanaan yang ditawarkan. kalo umumnya kita mengenal bank-bank seperti BNI, BRI, Mandiri, BCA dll, maka alternatif jasa perbankan yang patut dipertimbangkan adalah perbankan syariah (islamic banking) yang bisa kita kenali di bank-bank yang memasang logo IB.

pengalamanku sejak 2004 menjadi nasabah Bank Syariah Mandiri (BSM), alhamdulillah sesuai dengan motto yang diusung bank syariah terbesar di indonesia ini, lebih adil dan menentramkan. pada mulanya, sejak zaman sekolahan sampe kuliahan dulu, aku emang punya rekening di bank konvensional.lalu mulai awal 2004 lalu, aku pindahkan saldo tabunganku yang ga seberapa itu ke tabungan BSM. pertama kali aku buka rekening di BSM KC pekanbaru.

setelah beberapa lama menjadi nasabah bank syariah, aku menilai bagi hasil yang diberikan ternyata cukup bersaing juga jika dibandingkan sistem bunga di bank konvensional lainnya. dan yang paling utama, sistem yang dijalankan di bank syariah tentunya lebih sesuai dengan tuntunan syariat agama islam dibandingkan bank konvensional tersebut.

makanya pas aku pindah ke padang, aku segera buka lagi rekening di BSM KC Padang. ternyata, sistem informasi di BSM ini juga tidak kalah dibanding dengan bank konvensional. saat pembukaan rekening di KC padang tsb, petugasnya cukup menginduk ke database saat aku pertama kali buka rekening di pekanbaru dulu. jadi, sistemnya dah online gitu. demikian juga saat membuka tabungan investa cendikia buat anakku fathan dan tabungan berencana BSM. fitur penting lainnya seperti BSM Card yang selain bisa digunakan di atm BSM, juga dapat dipakai untuk penarikan dana di atm Mandiri secara gratis, atm bersama, jaringan ATM Prima-BCA, serta ATM Bankcard. BSM Card juga berfungsi sebagai kartu Debit yang dapat digunakan untuk transaksi belanja di seluruh merchant yang menggunakan EDC Prima-BCA.

belum lama ini aku baca-baca di web-nya BSM, ada fitur lain yang kayaknya sangat memudahkan nasabah dalam melakukan transaksi perbankan, yaitu BSM mobile banking GPRS. jadi istilahnya, semua transaksi perbankan kita sudah berada dalam satu genggaman saja, yaitu melalui telepon seluler (handphone). mau cek saldo, ganti pin, transfer, pindah buku, bayar zakat dan infak, dll cukup dilakukan melalui hp. ya tentunya dengan syarat hp yang kita gunakan telah diaktifkan fasilitas GPRS-nya dan telah diaktivasi oleh BSM.rencananya dalam waktu dekat ini, aku mau ke BSM untuk mengaktivasi layanan BSM mobile banking GPRS ini. kayaknya bisa sangat membantu sekali untuk transaksi yang rutin aku lakukan, terutama abis gajian....:)

makanya ibu-ibu semua, kalo mau menabung buat merencanakan dana pendidikan anak dan kebutuhan lainnya, ya ke bank syariah aja yaaa....pokoknya, layanan dan produk di bank syariah memang terasa lebih adil dan menentramkan. Insya Allah....

baca juga fatwa MUI dan mengenal BSM lebih dekat di sini .

The Mother

my life is complete now. no more what i want. all that i have in my family....aku rasa itulah yang ada di pikiran dan perasaan semua ibu yang ada di dunia ini. dunia begitu lengkap dan sempurna. baginya keluarga adalah segalanya. dan ya...disinilah nikmatnya menjadi seorang wanita. diberi anugerah untuk mengurus keluarga dan mendidik anak-anaknya.

demikian juga yang kurasakan sekarang. tak terasa, fathan sudah memasuki usia 2 tahun 8 bulan. sejak fathan lahir 15 oktober 2006 lalu, hidupku berubah dan ternyata...lebih berarti dan penuh makna. aku dituntut untuk lebih sabar dan pengertian. aku belajar lebih tanggap dan sigap. alhamdulillah, aku bisa melaluinya walau penuh perjuangan. dan perjuangan itu masih teramat panjang hingga nantinya anak-anakku menjadi hamba-hamba yang selalu diberkahi dan dicintai-Nya, serta memperoleh segala cita dan impiannya. amin...

memasuki dunia seorang ibu, berarti aku memasuki suatu kehidupan baru yang tak lain merupakan suatu perjalanan panjang penuh ujian dan cobaan. menjadi ibu juga berarti kesempatan yang diberikan Allah padaku untuk lebih dekat dengan-Nya dan menjadi hamba yang selalu disayang-Nya. bukankah tugas seorang ibu memberikan kasih-sayang dan bimbingan kepada anaknya merupakan ibadah yang nilainya tak terkira di hadapan Allah? bahkan dalam suatu pengajian, aku pernah mendengar, bahwa menjadi seorang ibu adalah sebuah jihad, yang tentunya jihad dalam membawa keluarganya menjadi hamba-hamba yang mencintai Allah dan berjuang di jalan-Nya.
adalah suatu anugerah tak ternilai jika seorang wanita diberi amanah untuk mengurus keluarga dan anak-anaknya. aku berpikir demikian, karena di luar sana tak sedikit wanita yang merindukan kehangatan keluarga lengkap yang dengan suara dan rengekan anak-anak, namun tak kunjung jua mendapatkannya. berbagai usaha tentu telah mereka tempuh, namun jika Allah belum berkehendak, anugerah tersebut tentu belum bisa dikaruniakan pada mereka. karena itulah aku merasa menjadi wanita yang sangat beruntung dengan karunia yang dilimpahkan Allah SWT tersebut. alhamdulillah ya Allah... atas anak yang Engkau amanahkan pada hamba dan suami hamba. dan jadikan kami ini orangtua yang dapat membimbing dan mendidik anak-anak yang telah Engkau titipkan menjadi hamba-hambaMu yang shaleh dan shaleha. amin ya rabbal alamin...




"assalamualaikum fathan..."

tanpa terasa, udah 3 bulan fathan bergabung di baby's school bundo kandung. hari-hari yang dilaluinya makin berwarna. teman bertambah banyak, ibu gurunya juga makin sayang. katanya mereka sih, fathan termasuk anak yang pintar dan mudah diarahin. alhamdulillah...

kalo diceritain kronologis bagaimana persiapan fathan dari saat akan berangkat ke skolah sampe pulang sore harinya, kayaknya cukup seru juga. biasanya fathan bangun atau dibangunin jam 6-an pagi. lalu agak susah tuh langsung turun dari tempat tidur. "assalamualaikum fathan..." sapaan awal buat fathan biar terjaga dulu dari rasa kantuknya. lalu selanjutnya dibawa bercerita atau nyanyi. saat perhatiannya mulai beralih, perlahan diajak turun dari tempat tidur. kalo tetap ga mau, dibujukin dengan cara digendong. juga dibilangin, "fathan pipis dulu ya, ntar kasurnya bau pesing", sedangkan cerita atau nyanyian tadi tetap dilanjutkan.

kejadian berlanjut ke kamar mandi. sambil cerita apa aja yg buat minat dan keingintahuannya timbul, maka fathan mandi pagi yang kadang-kadang diselingi dengan rengekan atau penolakan. tapi...kayaknya emang dibutuhkan kreatifitas buat mengolah cerita dan bujukan lainnya. sambil terus dibujukin dan dibawa bernyanyi kayak lagunya joshua jadul itu, "diobok-obok airnya diobok-obok, ada ikannya kecil-kecil pada mabok" atau lagu tempo doloe pas mamanya masih TK "bangun tidur ku terus mandi, tidak lupa menggosok gigi". ternyata jadi ibu itu emang harus pintar. ini salah satu buktinya, gimana bujuk anak jadi mau mandi aja susahnya minta ampuuun...

setelah beberapa saat...eh ternyata selanjutnya fathan-nya yg keasikan mandi. malah maunya mandi dan main-main air dulu. padahal udah bersih, fathan malah bilang, "shamponya belum ma..." maka musti dibujukin lagi nih buat keluar dari kamar mandi. nyampe di kamar lagi, setelah mandi, fathan bukannya langsung nurut make baju, ini malah ngejar mainannya. maka diperlukan lagi ide-ide cemerlang gimana fathan mau make baju namun ga pake acara nangis segala. nah...musti pintar kan? maka jadi ibu itu ternyata kadang-kadang bisa jadi pendongeng. maka dikarang lah cerita kalo mobil-mobilannya lagi masuk bengkel. dan bentar lagi fathan bisa main lagi kalo dah rapi dan wangi. sambil ditanyain juga misalnya mobil kesukaan dia apa, dia mau make baju yg mana, dll.

nah..kalo dah rapi jali gitu, fathan udah ga sabaran mau segera berangkat. sesampainya di skolah, butuh beberapa waktu dulu buat fathan untuk bisa melepas mama n papa berangkat kerja dengan rasa ikhlas. ya kayaknya begitu...karena merasa ditinggal, fathan sering bilang ga mau skolah atau malah ada sedikit tangisan melepas keberangkatan kita menuju ke kantor. namun, sesampainya kita di kantor dan nelpon ke kepala sekolahnya, Bu Dang cerita kalo fathan dah asik bermain dengan teman-temannya. ternyata itu hanya sekedar ekspresi ketidakrelaan karena merasa ditinggal sendirian di sekolah. setelah bergabung dengan teman-teman dan asik dengan berbagai permainannya, alhamdulillah fathan dah bisa kembali ceria.

jadwal fathan di bundo kandung biasanya sampe jam 5 sore. sebisanya kami berusaha untuk menjemput fathan tepat waktu. biasanya suamiku yang jadwal keluar kantornya lebih awal yang menjemput fathan. kalo ternyata ga bisa, maka adik suamiku yang akan jemput fathan sekalian dia pulang dari kampusnya. alhamdulillah sampe sekarang tidak ada keluhan yang berarti selama fathan bergabung di bundo kandung itu.

kalo diliat kemajuan yang diperoleh selama fathan di bundo kandung, rasanya cukup membuat kita sebagai orang tua merasa senang. dalam hal komunikasi, sepertinya fathan makin lancar dalam berbicara dan menyampaikan sesuatu hal kepada orang lain. jika sebelumnya, fathan agak terdengar gagap berbicara, sekarang mulai berkurang. selain itu, dalam hal sosialisasi berteman dengan anak-anak lain juga semakin baik. fathan terlihat lebih berani berhadapan dengan orang yang baru ditemuinya dan satu lagi, hobi bernyanyi-nya juga lebih tersalurkan. makin banyak perbendaharaan lagu anak-anak yang sudah dihapalnya. kemampuannya mengingat sesuatu juga makin bagus. fathan sudah hafal nama teman-temannya dan guru-gurunya. ada yang namanya afan, bang fajar, marisa, titi, dedek pink, dll. kalo nama bu gurunya yaitu bu dang, bu ratna, bu meri, dan bu ida. alhamdulillah...untuk anak umur 2 tahun 7 bulan seperti fathan rasanya kemampuan seperti itu sudah lebih dari cukup. semoga seterusnya fathan akan bertambah shaleh dan pintar. amin ya rabbal alamin...

Hati-hati, Waspadai Keberadaan Berbagai Bahan Berbahaya di Rumah

Seringkali tanpa kita sadari bahwa bahan kimia dan biologi yang bermanfaat dan kerap kita gunakan di rumah ternyata berbahaya untuk si kecil. Berikut ini adalah beberapa contoh bahan berbahaya yang sering terlepas dari pengawasan orangtua maupun para penjaga di rumah:

1. Garam meja
Bisa merusak sistem saraf si kecil bila dikonsumsi kurang lebih sebanyak setengah sendok teh oleh bayi dan satu sendok makan oleh si kecil usia balita.

2. Mouthwash (obat kumur)
Banyak merek obat kumur yang beredar di pasaran mengandung alkohol. Alkohol jauh lebih mudah mempengaruhi anak kecil daripada orang dewasa. Sedikit saja terminum, bisa berakibat fatal. Alkohol bisa membuat gula darah menurun drastis, rasa mengantuk yang berlebihan, kejang-kejang, dan bahkan kematian. (Contoh bentuk lain dari produk rumah tangga yang mengandung alkohol: parfum, cologne, aftershave, obat flu & batuk, dan lain-lain.)

3. Baby oil
Saat produk ini dan produk lain yang mengandung minyak dan hidrokarbon (seperti misalnya minyak tanah, cairan pengisi pemantik api, thiner cat, minyak lampu dan pelapis furniture) tertelan, maka zat tersebut akan mengalir turun dan meracuni paru-paru. Sedikit saja tertelan, beberapa saat kemudian bisa mengakibatkan pneumonia. Cairan tersebut menyebar luas ke lapisan dalam paru-paru sehingga menghambat masuknya oksigen ke aliran darah.

4. Rokok dan cerutu
Kedua hal tersebut mengandung nikotin, yang sangat berbahaya untuk anak-anak. Yang biasa dilakukan si kecil yaitu, menggigit cerutu dan rokok pada bagian batangnya. Atau juga bagian buntut pada rokok. Hal tersebut dapat menimbulkan keluhan antara lain berupa rasa mual, keringat yang mengalir lebih deras, dan kejang-kejang.

5. Batere jam(batere bulat)
Batere yang biasanya berbentuk bulat pipih ini sangat berbahaya, ukurannya yang cukup kecil memperbesar kemungkinannya tertelan. Bila tertelan, maka akan tersangkut pada kerongkongan atau perut, sehingga menimbulkan efek panas seperti terbakar akibat kebocoran bahan kimia.

6. Air keran
Terutama bagi mereka yang bertempat tinggal di daerah yang airnya telah terkontaminasi oleh berbagai limbah, baik limbah rumah tangga maupun limbah pabrik. Untuk alasan keamanan dan kesehatan, sebaiknya setahun sekali periksakan kandungan air tanah di rumah Anda. Dengan begitu Anda bisa mengetahui apakah air tersebut masih layak minum atau tidak.

7. Suplemen zat besi
Selama penggunannya sesuai dengan aturan, maka konsumsi suplemen ini memang sangat dianjurkan bagi orang dewasa. Tetapi lain halnya dengan si kecil, mengkonsumsi suplemen semacam ini bisa berbahaya dan bahkan mungkin bisa menimbulkan kematian (tergantung pada banyaknya jumlah yang dikonsumsi, kandungan zat besi dalam suplemen itu sendiri, serta berat badan si kecil).

Tips pencegahan dan penanganan

- Pastikan bahwa semua produk yang mengandung bahan kimia, seperti obat-obatan dan alat pembersih, telah tersimpan rapat serta jauh dari jangkauan anak-anak.
- Ajari si kecil untuk selalu minta ijin terlebih dahulu pada orang yang lebih tua/penjaganya sebelum memasukkan sesuatu ke dalam mulut mungilnya.
- Bila bahan-bahan tersebut teranjur terminum, tertelan, atau terhisap, segera hubungi dokter keluarga untuk mendapatkan panduan langkah penangan pertama untuk mencegah meluasnya dampak keracunan tersebut.
- Segera bawa buah hati Anda ke RS terdekat untuk mendapatkan penanganan medis yang tepat.Oleh karena itu sebaiknya kita lebih berhati-hati terhadap efek berbahaya dari pemakaian bahan-bahan tersebut. Karena memang lebih baik mencegah daripada mengobati, bukan?
sumber : berbagai sumber