Tampilkan postingan dengan label The Mother. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label The Mother. Tampilkan semua postingan

Senin, Juni 08, 2009

Menabung Yuk!

seorang ibu musti pintar dan bijak. ternyata emang bener...jadi ibu harus pintar mengatur keuangan keluarga. jadi ibu juga musti bijak menggunakan anggaran keuangan tsb. dan satu cara mengatur keuangan dan kaitannya dalam merencanakan anggaran biaya di masa depan adalah menabung.

menabung bukan hal baru bagi kita semua. sedari kecil kita udah diajarin buat menyisihkan uang jajan sehari-hari lalu disimpan di celengan berbentuk ayam. ingat ga?? jika seorang anak kecil aja udah dibiasakan untuk menabung, maka sudah pantas rasanya seorang ibu juga menabung buat kepentingan masa depan keluarganya.apalagi diliat biaya pendidikan yang makin mahal dan persiapan dana buat kebutuhan urgent lainnya.

untuk menarik nasabah menabung di suatu bank, banyak produk pendanaan yang ditawarkan. kalo umumnya kita mengenal bank-bank seperti BNI, BRI, Mandiri, BCA dll, maka alternatif jasa perbankan yang patut dipertimbangkan adalah perbankan syariah (islamic banking) yang bisa kita kenali di bank-bank yang memasang logo IB.

pengalamanku sejak 2004 menjadi nasabah Bank Syariah Mandiri (BSM), alhamdulillah sesuai dengan motto yang diusung bank syariah terbesar di indonesia ini, lebih adil dan menentramkan. pada mulanya, sejak zaman sekolahan sampe kuliahan dulu, aku emang punya rekening di bank konvensional.lalu mulai awal 2004 lalu, aku pindahkan saldo tabunganku yang ga seberapa itu ke tabungan BSM. pertama kali aku buka rekening di BSM KC pekanbaru.

setelah beberapa lama menjadi nasabah bank syariah, aku menilai bagi hasil yang diberikan ternyata cukup bersaing juga jika dibandingkan sistem bunga di bank konvensional lainnya. dan yang paling utama, sistem yang dijalankan di bank syariah tentunya lebih sesuai dengan tuntunan syariat agama islam dibandingkan bank konvensional tersebut.

makanya pas aku pindah ke padang, aku segera buka lagi rekening di BSM KC Padang. ternyata, sistem informasi di BSM ini juga tidak kalah dibanding dengan bank konvensional. saat pembukaan rekening di KC padang tsb, petugasnya cukup menginduk ke database saat aku pertama kali buka rekening di pekanbaru dulu. jadi, sistemnya dah online gitu. demikian juga saat membuka tabungan investa cendikia buat anakku fathan dan tabungan berencana BSM. fitur penting lainnya seperti BSM Card yang selain bisa digunakan di atm BSM, juga dapat dipakai untuk penarikan dana di atm Mandiri secara gratis, atm bersama, jaringan ATM Prima-BCA, serta ATM Bankcard. BSM Card juga berfungsi sebagai kartu Debit yang dapat digunakan untuk transaksi belanja di seluruh merchant yang menggunakan EDC Prima-BCA.

belum lama ini aku baca-baca di web-nya BSM, ada fitur lain yang kayaknya sangat memudahkan nasabah dalam melakukan transaksi perbankan, yaitu BSM mobile banking GPRS. jadi istilahnya, semua transaksi perbankan kita sudah berada dalam satu genggaman saja, yaitu melalui telepon seluler (handphone). mau cek saldo, ganti pin, transfer, pindah buku, bayar zakat dan infak, dll cukup dilakukan melalui hp. ya tentunya dengan syarat hp yang kita gunakan telah diaktifkan fasilitas GPRS-nya dan telah diaktivasi oleh BSM.rencananya dalam waktu dekat ini, aku mau ke BSM untuk mengaktivasi layanan BSM mobile banking GPRS ini. kayaknya bisa sangat membantu sekali untuk transaksi yang rutin aku lakukan, terutama abis gajian....:)

makanya ibu-ibu semua, kalo mau menabung buat merencanakan dana pendidikan anak dan kebutuhan lainnya, ya ke bank syariah aja yaaa....pokoknya, layanan dan produk di bank syariah memang terasa lebih adil dan menentramkan. Insya Allah....

baca juga fatwa MUI dan mengenal BSM lebih dekat di sini .

The Mother

my life is complete now. no more what i want. all that i have in my family....aku rasa itulah yang ada di pikiran dan perasaan semua ibu yang ada di dunia ini. dunia begitu lengkap dan sempurna. baginya keluarga adalah segalanya. dan ya...disinilah nikmatnya menjadi seorang wanita. diberi anugerah untuk mengurus keluarga dan mendidik anak-anaknya.

demikian juga yang kurasakan sekarang. tak terasa, fathan sudah memasuki usia 2 tahun 8 bulan. sejak fathan lahir 15 oktober 2006 lalu, hidupku berubah dan ternyata...lebih berarti dan penuh makna. aku dituntut untuk lebih sabar dan pengertian. aku belajar lebih tanggap dan sigap. alhamdulillah, aku bisa melaluinya walau penuh perjuangan. dan perjuangan itu masih teramat panjang hingga nantinya anak-anakku menjadi hamba-hamba yang selalu diberkahi dan dicintai-Nya, serta memperoleh segala cita dan impiannya. amin...

memasuki dunia seorang ibu, berarti aku memasuki suatu kehidupan baru yang tak lain merupakan suatu perjalanan panjang penuh ujian dan cobaan. menjadi ibu juga berarti kesempatan yang diberikan Allah padaku untuk lebih dekat dengan-Nya dan menjadi hamba yang selalu disayang-Nya. bukankah tugas seorang ibu memberikan kasih-sayang dan bimbingan kepada anaknya merupakan ibadah yang nilainya tak terkira di hadapan Allah? bahkan dalam suatu pengajian, aku pernah mendengar, bahwa menjadi seorang ibu adalah sebuah jihad, yang tentunya jihad dalam membawa keluarganya menjadi hamba-hamba yang mencintai Allah dan berjuang di jalan-Nya.
adalah suatu anugerah tak ternilai jika seorang wanita diberi amanah untuk mengurus keluarga dan anak-anaknya. aku berpikir demikian, karena di luar sana tak sedikit wanita yang merindukan kehangatan keluarga lengkap yang dengan suara dan rengekan anak-anak, namun tak kunjung jua mendapatkannya. berbagai usaha tentu telah mereka tempuh, namun jika Allah belum berkehendak, anugerah tersebut tentu belum bisa dikaruniakan pada mereka. karena itulah aku merasa menjadi wanita yang sangat beruntung dengan karunia yang dilimpahkan Allah SWT tersebut. alhamdulillah ya Allah... atas anak yang Engkau amanahkan pada hamba dan suami hamba. dan jadikan kami ini orangtua yang dapat membimbing dan mendidik anak-anak yang telah Engkau titipkan menjadi hamba-hambaMu yang shaleh dan shaleha. amin ya rabbal alamin...