Tampilkan postingan dengan label Kisahku. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kisahku. Tampilkan semua postingan

Minggu, Januari 08, 2012

Pelajaran dari Lembur di Hari Minggu

Di saat yg lain sibuk dg setumpuk kerjaan di rumahnya masing, kami membulatkan tekad utk lembur di hari minggu ini. Dengan niat ingin membenahi arsip di seksi kami utk lebih tertata lagi dg prinsip LAKU, alhamdulillah tugas tsb dapat diselesaikan dg baik. Lemari arsip dan filling kabinet terlihat lebih rapi setelah menjalani pemilahan dan penyortiran arsip yg masih layak di khasanah arsip atw arsip mana yg sudah bisa dimusnahkan. Teman2 dapat pulang dengan perasaan puas dan senang karna sgala tugas di Minggu yg cerah ini berjalan sesuai rencana.

Belajar dari pencapaian hari ini, memang terbukti bahwa segala rencana yg diiringi niat dan tindakan yg nyata akan menghasilkan sesuatu hal yg akan memuaskan perasaan siapa saja. Dan tak dipungkiri teamwork adalah kunci kesuksesannya. Bagaimana menyatukan pikiran dan ide bayak org jika tdk terdapat koordinasi dan kesepakatan. Dan bagaimana pula keberhasilan akan dicapai jika anggota tim bekerja dg style-nya masing2. Setuju kan prens?
Powered by Telkomsel BlackBerry®

Rabu, Januari 04, 2012

Sapaan Dariku

Lama tak menyentuh lembaran ini. Bukan melupakan atw tak peduli. Cuman. Waktu dan pikiranlah yg membuatku (sedikit) menjauh darimu, my blog diary. Waktu seorang ibu yg harus penuh perhatiannya pada keluarganya, terutama pada si lucu nan cantik Khansa. Waktu seorang pekarja yg harus tetap full concentrate saat bertugas di belakang mejanya. Ya....sehingga waktu utkmu agak terpinggirkan.

Smg di tahun baru ini, aq akan lebih sering menyapamu. Bercerita dan berbagi ttg apa saja. Karena, sejak awal aq mengerti, bagiku menulis itu sulit disaat memulainya. Namun tak mudah pula mengakhirinya.

Powered by Telkomsel BlackBerry®

Senin, Januari 03, 2011

Apakah benar tahun baru membawa harapan baru?

Januari 2011

Ga terasa udah memasuki tahun 2011. Kata orang cina tahun kelinci. Banyak orang bilang tahun baru berarti kesempatan baru. Tahun baru juga berarti membawa harapan baru. Benar kah demikian?

Kalo aku sepenuhnya tidak berpendapat demikian. Karena menurutku kesempatan tidak harus menunggu tahun baru. Harapan tidak saja hadir di 1 Januari. Pencerahan tidak hanya muncul di awal tahun. Demikian juga yang lainnya, apapun istilahnya.

Sepertinya aku lebih setuju jika ada yang berprinsip bahwa hari ini harus lebih baik dari hari kemaren. Menurutku hal tsb memang seharusnya, karena agama juga berkata demikian. Bahkan disebut merugi lah manusia jika hari ini tidak lebih baik dari hari kemaren.

Dengan pemikiran tsb, kita tidak akan mengkultuskan momen tahun baru saja untuk melakukan perbaikan. Setiap waktu merupakan kesempatan untuk menjadi lebih baik. Dan setiap saat jika kita memiliki niat, semangat, dan keteguhan hati, mengandung harapan untuk tercapainya sgala cita-cita. Insya Allah...
Powered by BlackBerry®

Jumat, Oktober 09, 2009

Kenanganku Saat Ranah Minang Kembali 'Diguncang Gampo'

Di saat baru mulai menata kembali kehidupannya setelah trauma pasca gempa 12 dan 13 september 2007 lalu, warga kota padang kembali panik dengan guncangan gempa 7,9 SR pada 30 september 2009.

Alhamdulillah, aku dan keluarga selamat. Pas kejadian aku baru nyampe di daerah belakang kantor, dekat RS M.Djamil. serasa mau terbalik dunia rasanya. aku mulai merasa ada gempa pas liat air parit di depan RS itu beriak cukup tinggi. Goncangannya sangat kuat. suamiku menahan motor biar kami ga jatuh, karena banyak motor yg berjatuhan saat itu. Karena gempa yg besar itu, orang2 pada mikir bakalan tsunami. Makanya pada berlarian ke arah by pass. aku dan suamiku langsung tancap gas ke arah jalan sawahan. Tapi karena mulai macet jadinya lambat juga nyampe di bypass. Pas mulai di sawahan itulah, aku ga bisa nahan tangisan lagi. Apa aja bangunan yg kuliat pada runtuh. Yg terpikir gimana fathan dan keluarga di rumah. Kebetulan fathan kalo sore di rumah neneknya abis dijemput dari bundo kandung.

Baru di bypass kami trima telp dari rumah kalo fathan dll-nya selamat. Sebelum ke belimbing (rumah mertuaku), kusempatkan ke rumah sebentar. Rupanya pagar depan udah roboh. Pagar belakang juga. Dan isi rumah berserakan. Banyak juga yg retak2. Kata abang insya allah ga apa2 dan bisa diperbaiki. Abis magribnya langsung hujan. Kamis juga masih hujan sampe siang. Karena itu sampe kamis malam, aku ga tau gimana keadaan kota padang pasca gempa dasyat tsb. Ada juga sih tetangga atau sodara yg cerita, cuma ga terbayang gimana keadaan sebenarnya padang setelah menjadi kota mati dalam sekejab mata.

Jumat pagi aku beranikan datang melihat keadaan kota dan terutama kantorku. Ternyata kondisinya sungguh menyedihkan. Sepertinya gedung A tidak bisa digunakan lagi, begitu pengamatanku. Bersyukur tim kantor pusat Bank Indonesia bergerak cepat dan tepat. Hari kamis, hari pertama pasca bencana, seluruh ATM telah kembali beroperasi. Ini sangat krusial, karena tentunya masyarakat sangat membutuhkan uang tunai. Dan jumat itu sistem pembayaran non tunai sudah berjalan normal. Hingga mulai senin tanggal 4 okt 2009 kemaren, kami dah ngantor walau dengan kondisi darurat.

Alhamdulillah keluarga besar di pdg ga ada yg jadi korban. Kalo anak2 kayaknya trasa sekali pengaruhnya. Fathan jumat pagi sampe minggu siang kemaren badannya panas. Ditambah lagi dg cuaca yg tidak kondusif, jadinya anak pada batuk pilek. Kasian fathan. Anak2 lain juga banyak yg gitu kayaknya. Fathan tau ada gempa. Apa2 yg rusak dia bilang kena gempa. Mungkin gimana maksud gempa itu aja yg dia belum ngerti. Pas kejadian, dia Cuma ngomong “ada apa ini?” heran mungkin kok orang2 pada panik dan berlarian.

Kini setelah lebih tiga bulan, kota padang masih belum pulih kembali. Malah gedung2 rusak belum semuanya dirobohkan. Entah butuh berapa lama untuk Padang kembali menjadi seperti sebelum bencana. Yang pasti, semua berharap dan berdoa semoga bencana ini tidak akan pernah dirasakan lagi. Cukup menjadi cerita bagi anak cucu kelak. Semoga.....

Semoga bencana ini membawa hikmah bagi semua orang. Terutama bagi aku dan keluargaku.

Kamis, Juni 11, 2009

alhamdulillah wa syukurillah....

ga terasa..udah 11 juni lagi. ga nyangka...ternyata waktu berjalan begitu cepat. alhamdulillah wa syukurillah...segala puji bagimu ya Allah atas nikmat hidup yang Engkau berikan padaku. segala puji hanya untukMu ya Allah atas karunia yang telah Engkau limpahkan kepadaku. namun aku sadar ya rabb....ibadahku belum berarti apa-apa di hadapan-Mu, hidupku belum berguna bagi siapa pun, dan aku juga sadar waktuku sering terbuang tanpa nilai dan sia-sia. aku berharap semoga hari ini menjadi momentum bagiku untuk menjadi hamba-Mu yang lebih baik lagi. semoga saat ini menjadi kesempatan bagiku untuk introspeksi dan memperbaiki diri menjadi manusia yang lebih berguna lagi.

Ya Tuhan kami, janganlah Engkau hukum kami jika kami terlupa atau kami tersalah. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau bebankan kepada kami beban yang berat sebagaimana yang Engkau bebankan kepada orang-orang sebelum kami. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau pikulkan kepada kami apa yang tak sanggup untuk kami memikulnya. Maafkanlah kami; ampunilah kami; dan rahmatilah kami. Engkaulah Penolong kami, maka bantulah kami terhadap kaum yang kafir. (Al-Baqarah 2:286)

Ya Tuhan kami, sesungguhnya kami telah menganiaya diri kami, dan jika Engkau
tidak mengampuni kami dan memberi rahmat kepada kami, nescaya kami termasuk dari kalangan orang-orang yang rugi.
(Al-A’raf 7: 23)

Ya Tuhanku, berilah aku ilham untuk tetap mensyukuri nikmat-Mu, yang telah
Engkau anugerahkan kepadaku dan kepada ibubapaku, dan untuk mengerjakan amal shaleh yang Engkau redhai; dan masukkanlah aku dengan rahmat-Mu ke dalam golongan para hamba-Mu yang shaleh.
(An-Naml 27: 19)

Ya Tuhan kami, limpahkanlah kesabaran ke atas kami, dan teguhkanlah pendirian
kami, dan bantulah kami ke atas kaum yang kafir.
(Al-Baqarah 2: 250)

Ya Tuhan kami, berikanlah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat, dan
peliharalah kami dari azab neraka.
(Al-Baqarah 2: 201)

amin ya Allah...amin ya rahman...amin ya rahim...amin ya rabbal alamin.

Selasa, Desember 16, 2008

menjadi manusia yang lebih baik

demikian harapanku. saat 1 muharram 1430 menjelang nanti, aku ingin menjadi hamba Allah yang lebih bertakwa dari pada hari ini. menjadi istri yang lebih cantik dan shaleha dari pada hari ini. menjadi ibu yang lebih pintar dan sabar dari pada hari ini. menjadi anak yang lebih berbakti dari pada hari ini. menjadi pegawai yang lebih rajin dan loyal dari pada hari ini. dan selalu menjadi teman terbaik bagi siapa saja yang telah mengenalku. amin ya rabbal alamin...

Kamis, November 20, 2008

akhirnya rotasi juga...

akhirnya aku rotasi juga....setelah hampir 4 tahun di seksi akunting & kliring, kalo diitung mulai 15 desember 2004 sampe 09 oktober 2008 lalu, aku dapat rotasi ke bagian moneter, tepatnya seksi kajian ekonomi moneter.

hmm...kayaknya beda-beda serius nih kerjaannya dibandingin sistem pembayaran. dari namanya saja udah membayangin kalo di seksi baru ini orangnya bawaannya musti serius dan high concentrate, maybe...namun ternyata setelah dijalani beberapa hari aja, rupanya ga high-high amat, tergantung tuntutan tugas dan situasi juga kayaknya.kalo musti serius, ya harus serius. tapi kalo bisa nyante dikit, ya bisa juga.

jadi sementara aku nyimpulin bahwa ringan beratnya beban kerjaan itu, lalu perlu serius atau tidaknya ngerjain tugas itu, sebenarnya sifatnya subjektif. tergantung kita mikirnya gimana. kerjaan ringan aja kalo dipandang berat, ya jadinya berat dunk! apalagi kerjaan yg sebenarnya butuh pemikiran ekstra. namun jika kita memandang suatu tugas yang bisa aja dipandang orang lain sangat berat (mungkin..), dengan pemikiran bahwa 'aku akan mampu menyelesaikannya' maka akan muncul motivasi dan semangat untuk ngerjain tugas tsb. jadinya kita tekun, namun tanpa beban, hingga dapat menikmati kerjaan dan benar-benar mampu menyelesaikannya. Insya Allah...

makanya aku musti pasang niat nih buat terus belajar dan belajar mencintai kerjaan aku di seksi yang baru ini. biar nantinya kerjaan tsb ga bikin capek dan buang-buang waktu aja. ya Allah..mudahkanlah hamba dalam menyelesaikan tugas dan tanggung jawab yang diamanahkan kepada hamba. berilah petunjuk dan bimbingan. dan jadikanlah hamba selalu termasuk dalam golongan hamba-Mu yang bersyukur. amin ya rabbal alamin...

Kamis, Oktober 23, 2008

My Dream Come True

akhirnya cita-citaku memiliki rumah sendiri tercapai. terhitung tanggal 18 oktober 2008 ini kami mulai menempati rumah baru kami di komplek kuranji permai blok f no.11 padang. ya...my dream come true. punya rumah sendiri adalah salah satu impian terbesar keluargaku. rumah yang bisa menjadi tempat kami berlindung dan merasa nyaman.

sejak menikah, kami sudah 2 kali pindah rumah kontrakan. pertama ngontrak di jalan sawahan dalam. kami ngontrak selama 2 tahun disana. lalu pindah lagi ke perumahan filano jaya II di sekitar daerah parak karakah, dengan alasan kurang merasa aman karena padang sedang dilanda bencana gempa bumi sedangkan rumah di sawahan dalam itu bertingkat. waduuh...kalo pas lagi gempa kayaknya rumah itu ikut bergoyang. cemas juga ninggalin fathan bersama neneknya di rumah.

keinginan untuk memiliki rumah sendiri itu sudah ada sejak awal kami berkeluarga. malah pas akhir tahun pertama kontrakan di sawahan, kami sempat hunting ke perumahan yang lagi membangun rumah-rumah baru. beberapa daerah sudah kami kunjungi. namun dengan pertimbangan kami akan memiliki bayi, yang tentunya diperlukan akses rumah yang dekat dari kantor, makanya kami putuskan untuk 1 tahun ke depan tetap ngontrak di sawahan dalam.

kira-kira sebulan tinggal di filano, kami mulai lagi survey ke perumahan2 yang baru dibuka. dalam perjalanan ke rumah orangtua di daerah perumnas belimbing, kami liat banyak perumahan baru seperti wisma bumi mas, anai lestari, kuranji permai, wisma berbintang, dan griya belimbing. selain itu kami juga sempat jalan ke perumahan sumbar mas dan puri berlindo. memang orientasi kami mencari lokasi perumahan ke arah jalan raya by pass. selain daerah tersebut merupakan daerah evakuasi gempa, rupanya pengembangan kota ke depan kabarnya ke arah jalan by pass dan sekitarnya. karena itu mungkin perumahan baru banyak di bangun di sekitar daerah tersebut.

setelah melakukan perbandingan diantara perumahan baru yang telah kami kunjungi. kami memilih untuk membeli rumah di komplek kuranji permai. selain pertimbangan anggaran/dana dan lokasinya cukup strategis berada di pinggir jalan raya kuranji, rumah yang dibangun disana juga dapat dipesan sesuai denah keinginan pembeli. jadi untuk tahap selanjutnya tidak perlu dirombak lagi dan bisa dilakukan pengembangan karena kaplingan tanah yang disediakan cukup luas. minimal luas 1 kapling tanah di komplek tersebut 180 m2 dengan harga 300 ribu/m2. kami mendapat kaplingan seluas 220 m2. dan luas bangunan yang kami ajukan tipe 70 m2 dengan harga bangunan 2,25 juta/m2. total biaya lahan dan bangunannya sebesar 240 juta rupiah.

mulai awal tahun 2008 lalu, rumah yang kami pesan mulai dibangun. biarpun pembangunan rumah sudah diserahkan ke developer, namun kami tetap mengawasi hasil pekerjaan mereka. misalnya saja, kami minta developer untuk merubah posisi jendela kamar utama, karena tidak sesuai dengan rencana pengembangan rumah. selain itu kita juga perlu mengontrol bahan bangunan yang digunakan, seperti cat, keramik lantai, dll apakah sesuai dengan spesifikasi yang telah ditentukan atau tidak.

saat pembangunan rumah sudah mencapai tahap finishing, kami mengajukan permohonan KPR ke BNI Syariah untuk menambah kekurangan pembayaran rumah tersebut. pertimbangan kami memilih bank syariah, selain memang ingin menjalankan prinsip syariah, ternyata pembiayaan di bank syariah memiliki nilai plus antara lain angsuran per bulan bersifat flat atau tetap selama masa pembayaran. selain itu, jika kita ingin melunasi dalam masa pembayaran, maka kita akan diberi keringanan hanya membayar pokok kredit yang tersisa ditambah margin pada bulan pelunasan tersebut. selain itu, biaya yang timbul dalam akad kredit juga lebih ringan. dalam sistem syariah tidak dikenal biaya provisi. dari pengalaman kami kemaren, biaya yang timbul dalam akad kredit sebesar 3,3 juta rupiah. lebih kecil dibandingkan beberapa bank konvensional yang pernah kami tanyakan biaya akad kredit-nya yang sampe 8-10 juta rupiah

alhamdulillah setelah menunggu sekitar 9 bulan, pembangunan rumah kami di komplek kuranji permai tersebut selesai. dan bertepatan sekali dengan berakhirnya masa kontrak rumah yang di filano. terima kasih ya Allah atas segala rejeki, rahmat, dan karunia yang engkau limpahkan kepada kami sekeluarga...

Selasa, Oktober 07, 2008

Kisahku

bismillahirrahmanirrahim..

sebenarnya blog ini udah jadi beberapa bulan lalu...tapi aku belum berani jua untuk memulai menulis. kayaknya emang bener kata orang, memulai adalah pekerjaan terberat sedangkan menyelesaikan adalah hal mudah.

aku cuma ingin (sedikit) bercerita tentang hidupku. tentang keluargaku. tentang pekerjaanku. tentang hobi dan minatku. tentang pengalaman yg aku dapat. tentang segalanya.
untuk langkah awal, aku mulai menulis tentang anakku. mulanya susah juga bercerita namun ga terasa berlanjut bagai air mengalir. malah ga nyangka aja ceritanya jadi panjang. moga di kisah-kisah selanjutnya aku bisa lebih asyik lagi menulisnya.

harapanku apa aja yang ada dalam kisahku ini menjadi salah satu tempat yang tepat untukku terus memperbaiki dan mengembangkan diri. terus belajar dan belajar. Insya Allah...