Pernah dengar kata-kata ‘lebih aman dan menentramkan’? Atau membaca motto ‘melayani dengan hati’? Jika memang pernah mendengar atau membacanya, maka kita akan tahu bahwa jargon atau motto tersebut erat kaitannya dengan perbankan syariah. Tapi tahukah kita mengapa motto yang sebagian besar diusung oleh perbankan syariah tersebut secara tidak langsung berkaitan dengan hati?Senin, Maret 08, 2010
Ayo Ke Bank Syariah !
Pernah dengar kata-kata ‘lebih aman dan menentramkan’? Atau membaca motto ‘melayani dengan hati’? Jika memang pernah mendengar atau membacanya, maka kita akan tahu bahwa jargon atau motto tersebut erat kaitannya dengan perbankan syariah. Tapi tahukah kita mengapa motto yang sebagian besar diusung oleh perbankan syariah tersebut secara tidak langsung berkaitan dengan hati?Jumat, Oktober 16, 2009
In Pictures : Padang Pasca Gempa 30 Sept 2009
Gedung RSU BMC Padang Jl. Proklamasi, terlihat porak-poranda dan memerlukan pekerjaan renovasi yg cukup berat untuk dapat dipergunakan seperti semula lagi.
Gedung RSU BMC dilihat dari samping.
Ruko Klinik Insani yang tepat berada di depan RSU BMC. Lantai 2 menjadi lantai 1.
Gedung Plaza Andalas terbakar saat kejadian gempa berlangsung dan membuat panik warga masyarakat yg berada di lokasi tsb.
Showroom Suzuki di Sawahan yang roboh 'dihoyak gampo'.
Dimana kita bisa mencari bahan pustaka yg lengkap lagi? Lihat saja gedung Perpustakaan Wilayah Sumbar yg hancur rata dengan tanah....
Mesjid Muhammadiyah di Sawahan juga menjadi bukti dasyatnya 'gampo' 7,9 SR yg mengguncang kota Padang.
Sebuah rumah di kawasan Andalas yg roboh. Kasihan betapa hancur hati sang pemilik rumah melihat rumahnya tidak bisa ditempati lagi.
Innalillahi wainnailaihi rojiun..... Kepala Cabang BII Cab.Sudirman Padang ini menjadi salah satu korban gempa yg berhasil ditemukan diantara reruntuhan gedung BII yg roboh.
Gedung ini berada di Jalan Belakang Olo, tepat di depan Bank Mandiri. Kalo ga salah ini gedung kantor developer PT. Berlindo Semoga Jaya.
Masyarakat ramai mendekati gedung Adira Finance yg roboh dan cukup banyak memakan korban jiwa.
Jumat, Oktober 09, 2009
Kenanganku Saat Ranah Minang Kembali 'Diguncang Gampo'
Kini setelah lebih tiga bulan, kota padang masih belum pulih kembali. Malah gedung2 rusak belum semuanya dirobohkan. Entah butuh berapa lama untuk Padang kembali menjadi seperti sebelum bencana. Yang pasti, semua berharap dan berdoa semoga bencana ini tidak akan pernah dirasakan lagi. Cukup menjadi cerita bagi anak cucu kelak. Semoga.....
Semoga bencana ini membawa hikmah bagi semua orang. Terutama bagi aku dan keluargaku.
Rabu, September 02, 2009
Bangunan Heritage Kantor Bank Indonesia Padang
PENCANANGAN PELESTARIAN DAN PEMANFAATAN BANGUNAN HERITAGE BANK INDONESIA DI PADANG
Jika kita berjalan-jalan menelusuri wilayah kota Padang bagian Selatan, seperti Jalan Niaga, Jalan Batipuh, Jalan Batang Arau dan sekitarnya, maka kita akan banyak menemui bangunan-bangunan tua peninggalan sejarah. Salah satu bangunan tua yang memiliki nilai sejarah penting dengan gaya bangunan dan arsitektur berseni tinggi adalah gedung eks De Javasche Bank yang dikenal dengan Gedung Bank Indonesia Padang Muaro. Bangunan ini terletak di Jalan Batang Arau, tepat di sebelah jembatan Siti Nurbaya dan di tengah-tengah kawasan bangunan tua bersejarah lainnya.
Sejarah Kantor Bank Indonesia Padang Muaro berawal dari sekitar 142 tahun yang silam ketika kantor De Javasche Bank cabang Padang dibuka pada tanggal 29 Agustus 1864. Kantor ini merupakan kantor cabang De Javasche Bank ketiga setelah kantor cabang Semarang dan Surabaya atau sebagai kantor cabang pertama di luar Pulau Jawa.
Dalam rangka berpartisipasi melestarikan bangunan peninggalan bersejarah (heritage) serta mendorong pihak lain untuk ikut melaksanakan pelestarian bangunan cagar budaya tersebut, Bank Indonesia telah menyelenggarakan acara seminar dan pameran dengan tema “Pencanangan Pelestarian dan Pemanfaatan Bangunan Heritage Bank Indonesia” pada tanggal 14-15 Mei 2009, yang diadakan di Gedung Bank Indonesia Padang Jalan Sudirman dan Gedung Bank Indonesia Padang Muaro (eks De Javasche Bank).
Seminar dan pameran ini dihadiri oleh berbagai kalangan diantaranya instansi pemerintah, pemerhati budaya, dan para akademisi. Dibuka langsung oleh Deputi Gubernur Bank Indonesia, Ardhayadi M, acara seminar menghadirkan para pembicara ahli di bidang Arsitektur dan Kebudayaan, yaitu Ir. Karnaya M.Arch.U.D, Dr. Laretna T. Adhisakti, Ir. Catrini Pratihari Kubontubuh, M. Arch, serta Dr. Ir. Eko Alvares dari Universitas Bung Hatta. Agenda acara yang tak kalah menarik adalah presentasi dari Walikota Padang, H. Fauzi Bahar, dan Walikota Sawahlunto, H. Amran Nur, dimana masing-masing menguraikan tentang usaha pelestarian peninggalan bersejarah di kota Padang dan Sawahlunto.
Acara ini digagas antara lain sebagai wujud peran dan tanggung jawab Bank Indonesia dalam melaksanakan pelestarian bangunan bersejarah, turut serta dalam program pemerintah guna melakukan revitalisasi terhadap kawasan kota tua/kawasan di sekitar bangunan tersebut berada, wujud upaya Bank Indonesia dalam rangka Corporate Social Responsibility/CSR kepada masyarakat dalam melestarikan bangunan untuk dipergunakan sebagai Public Used (a.l sebagai perpustakaan, tempat penyelenggaraan seni dan budaya setempat, gallery, dll), dan memberikan fungsi dan manfaat baru pada bangunan, sehingga diharapkan bangunan dimaksud dapat memberikan pemasukan/income terutama dalam hal pengelolaan.
Sedangkan tujuan dari agenda pelestarian yang dilaksanakan Bank Indonesia antara lain memelihara aset (bangunan) yang dimiliki oleh Bank Indonesia, optimalisasi pemanfaatan bangunan bersejarah (a.l public used, source of income, office space), mendorong kegiatan, pengetahuan dan kemampuan untuk melakukan kegiatan pelestarian, pemeliharaan dan konservasi bangunan-bangunan bersejarah, mendorong pariwisata (tourism) di daerah setempat, dan mendokumentasikan kegiatan pelestarian dan gedung-gedung bersejarah milik Bank Indonesia.
Seminar dan pameran heritage Bank Indonesia berlangsung lancar dan sukses. Dan tentunya momen ini diharapkan akan mendorong pihak-pihak yang terkait dengan pelestarian bangunan peninggalan sejarah untuk ikut serta membangun kawasan heritage di kota Padang menjadi kawasan tujuan wisata, sumber perekonomian masyarakat, dan pusat pengembangan kebudayaan.
Sebagai tindaklanjut kegiatan pencanangan pelestarian dan pemanfaatan bangunan heritage Bank Indonesia tersebut, khususnya gedung Bank Indonesia Muaro di Jl. Batang Arau No. 60 Padang, mulai saat ini gedung tersebut dapat dimanfaatkan oleh berbagai pihak untuk menyelenggarakan acara yang berkaitan dengan kegiatan budaya, diskusi bangunan bersejarah, pameran ataupun seminar produktif lainnya. Gedung Bank Indonesia Muaro, yang dapat menampung sekitar 80 orang peserta seminar, memiliki suasana dan arsitektur khas bangunan peninggalan kolonial sehingga akan memberikan kesan dan nuansa tersendiri bagi pihak yang melakukan kegiatan di tempat tersebut.
Kamis, Agustus 13, 2009
Manfaat Tidur Saat Gelap
Kondisi malam yang gelap teryata diam-diam berkolaborasi dengan tubuh kita. Hebatnya lagi....hanya dalam keadaan yang benar-benar gelap tubuh kita menghasilkan Melantonin, salah satu hormon dalam sistem kekebalan yang mampu memerangi dan mencegah berbagai penyakit termasuk kanker payudara dan kanker prostat. Sebaliknya, tidur dengan lampu menyala di malam hari, sekecil apapun sinarnya menyebabkan produksi hormon melantonin terhenti.Biolog Joan Roberts menemukan rahasia ini setelah melakukan percobaan pada hewan. Ketika hewan diberi cahaya buatan pada malam hari, melantoninnya menurun dan sistem kekebalan tubuhnya melemah. Rupanya, cahaya lampu, seperti juga TV menyebabkan hormon menjadi sangat lelah. Oleh Karena itu, selain menghemat energi, dengan mematikan lampu ketika tidur merupakan cara alami untuk meningkatkan kesehatan tubuh.
Jenis-jenis gangguan tidur yang dapat dialami oleh siapa saja antara lain
adalah:
A. Jet-lag. Adanya perubahan waktu antara siang dan malam yang mendadak akibat perjalanan dengan pesawat terbang. Ini bisa mengganggu irama sirkadian tubuh manusia.
b. Kafein, nikotin, alkohol. Kafein nikotin yang terlampau banyak dapat menimbulkan kesulitan untuk tidur. Kondisi ini sering dialami oleh peminum kopi, perokok, dan pencandu alkohol.
C. Faktor lingkungan. Dentuman suara musik yang keras, suara pabrik yang berisik, tidur dengan lampu yang menyala terang, akan menyebabkan tidur seseorang menjadi terganggu.
Selain itu, menurut penelitian Joan Roberts, perempuan ternyata memiliki banyak masalah dan gangguan dalam tidur. Penyebab gangguan tidur pada perempuan adalah:
A. Stres psikis. Ada anggota keluarga yang meninggal dunia, menghadapi ujian, kecelakaan lalu lintas, putus cinta. Secara statistik, 34% kaum perempuan sering mengalami hal ini dibanding 22% pada laki-laki. Kemungkinan karena perempuan lebih sensitif.
B. Gangguan mitra tidur. Kurang lebih 17% perempuan mengeluh sulit tidur karena mitra tidurnya memiliki kebiasaan mendengkur dan hanya 5% laki-laki mengeluhkan penyebab serupa.
C. Pekerja malam, perawat rumah sakit, penjaga malam, buruh pabrik. Mereka yang bekerja pada malam hari ternyata lebih sering mengalami gangguan tidur. Para perempuan pekerja malam ini lebih sering pula mengalami gangguan siklus haid, dan sukar untuk hamil.
D. Terkait dengan haid. Hormon progesteron bersifat menimbulkan rasa tenang dan rasa kantuk. Hormon progesteron akan meningkat pada masa ovulasi, yaitu kurang lebih pada Hari 12-14 dari siklus haid. Beberapa perempuan akan mengalami rasa lemas dan rasa kantuk yang berlebihan. Gangguan tidur mulai terjadi ketika hormon progesteron ini mulai menurun, yaitu beberapa hari menjelang datangnya haid (Hari 22-28 dari siklus haid). Perempuan akan lebih sering terbangun, tidur kurang nyenyak, atau terbangun dengan perasaan yang tidak segar.
E. Terkait dengan hamil. Pada masa hamil juga terjadi perubahan-perubahan yang dapat mengganggu tidur. Pada kehamilan 1-3 bulan, hormon progesteron mulai meningkat, menimbulkan rasa kantuk pada beberapa perempuan. Rahim yang membesar mulai mendesak kandung kemih, sehingga perempuan hamil sering terbangun beberapa kali untuk berkemih.
Pada kehamilan 7-9 bulan, mulai terjadi gangguan tidur. Adanya rasa panas di daerah dada, rasa gerah, hidung yang tersumbat, kram pada tungkai bawah, lebih sering berkemih akan mengganggu kualitas dan kuantitas tidur perempuan hamil. Sekitar 97% perempuan akan lebih sering terbangun tengah malam dan sukar untuk tidur kembali. 30% perempuan yang tidak pernah mendengkur akan tidur dengan mendengkur.
F. Masa menopause. Produksi hormon estrogen mulai menurun, membuat 30%-40% perempuan lebih sering terbangun di tengah malam karena keringat yang banyak, rasa jantung berdebar, atau timbul keluhan rasa panas di dada dan kepala.
Upaya yang dapat dilakukan untuk mengatasi gangguan tidur antara lain adalah:
1. Hindari makanan berkadar gula tinggi (madu, sirop), mengandung kafein (kopi, cokelat, teh), rokok, atau alkohol, menjelang waktu tidur.
2. Tidur dan bangun pada waktu yang teratur setiap hari.
3. Gunakan tempat tidur hanya untuk hubungan intim dan tidur. Tidak untuk kegiatan lain seperti belajar, bekerja, membaca, senam, dan sebagainya.
4. Olahraga yang teratur akan membuat tidur menjadi lebih nyenyak dan nyaman. Demikian pula bagi perempuan hamil, olahraga dapat mengurangi kejadian kram di tungkai bawah.
5. Biasakan tidur dalam suasana gelap tanpa lampu menyala.
6. Shalat.
7. Jangan gunakan obat tidur karena dapat menimbulkan efek samping seperti gangguan ingatan, kurang waspada, sering ngompol dan sakit kepala.
8. Konsultasi ke dokter, mungkin dokter perlu memberikan nasihat atau obat-obat tertentu seperti melatonin, hormon estrogen, dan sebagainya.
